Penerimaan PKB di Kabupaten Semarang Melebihi Target

 Rasika USA,  05-06-2018 14:42:06

  

Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Semarang Melebihi Target

Target Pendapatan : Melebihi Target !
Tabel pertumbuhan penerimaan UPPD Kabupaten Semarang saat ini berada di peringkat kedua setelah UPPD Kota Tegal.
ini akan dijadikan acuan untuk memotivasi bagi pimpinan dan seluruh jajaran karyawan Samsat Kabupaten Semarang untuk bekerja lebih giat lagi.
Berdasarkan tabel yang dikeluarkan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jawa Tengah, pertumbuhan perimaan PKB mencapai 127.33 %.
Pertumbuhan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD)/Samsat Kabupaten Semarang pada tahun

berjalan ini sangat menggembirakan.

Noor Hadi :
(Kepala UPPD Kabupaten Semarang)
mengatakan pertumbuhan penerimaan PKB tersebut terhitung pada triwulan II akhir bulan Juni 2018. Jika dihitung dari target yang dipatok BPPD Jateng,

pertumbuhan penerimaan UPPD Kabupaten Semarang saat ini sudah melebihi target.
“Target pertumbuhan kita di triwulan II ini sebenarnya hanya 113 %. Pencapaian sebesar 127.33 % sudah melampaui dari rata rata target pertumbuhan

Propinsi. Kami bersyukur dan terus memacu lebih tinggi lagi penerimaan PKB maupun BBN atau Biaya Balik Nama Kendaraan,” (Sumber Jateng Pos -red)

Realisasi :
Penerimaan pendapatan PKB di Samsat Kabupaten Semarang yang per tanggal 13 Juli 2018 kemarin, mencapai sebesar Rp 71.080.566.850,-.
Atau mencapai 57 % dari target murni PKB tahun 2018 yang telah ditetapkan BPPD Jateng sebesar Rp 124.888.450.500,-

Upaya :
– Aktif melakukan pembayaran PKB sistem jemput bola dengan melakukan kunjungan door to door kepada para penunggak PKB.
– Menggandeng Kodim Salatiga untuk membuat MoU dengan Babinsa, untuk membantu mengirimkan surat pemberitahuan kepada
warga di wilayahnya yang memiliki tunggakan pajak kendaraan.
– Security, clining servis, dan juga karyawan lainnya di bekerja di UPPD untuk turut membantu menangani tunggakan PKB
di Samsat Kabupaten Semarang yang saat ini mencapai Rp 8,5 miliar, melalui pemberitahuan door to door kepada para penunggak.

Adanya kegiatan razia gabungan digelar Satlantas Polres Semarang dengan Pemprov Jateng dan Jasa Raharja, menurut Noor Hadi, juga turut membantu

penerimaan PKB. Khususnya penunggak PKB yang terjaring razia diwajibkan membayar di tempat dengan konsekuensi tidak ditilang.

“Diharapkan kegiatan door to door dan razia gabungan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam bayar PKB. Kami juga telah memberikan

pelayanan secara prima dengan cepat, mudah, murah, terukur, dan tanpa pungli. Karena itu jangan menggunakan jasa calo,” tegasnya.

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN