Sinergi BPJS Kesehatan Cabang Ungaran dengan DPMPTSP dan Disnaker dalam Optimalisasi Pelaksanaan JKN-KIS di Kab Semarang

 Rasika USA,  31-07-2018 16:11:47

  

Sesuai dengan Undang-Undang no 24 Tahun 2011, bahwa seluruh penduduk Indonesia wajib mendaftarkan diri dan anggota keluarganya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Paling lambat 01 Januari 2019.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Ungaran, Titus Sri Hardianto, mengungkapkan bahwa Badan Usaha memiliki peran besar dalam mendukung

kegotong-royongan dalam program JKN-KIS.
“Berdasarkan data kepersertaan pe 30 juni 2018 jumlah peserta JKN-KIS di wilayah Kabupaten

Semarang telah mencapai 69.05 % penduduk telah menjadi peserta JKN-KIS, Sementara dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 210.168 pekerja dan anggota Keluarga Badan Usaha telah terdaftar”, ungkap Titus.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendorong peningkatan capaian kepesertaan adalah melakukan kerjasama strategis dengan pihak terkait.
Untuk itu BPJS Kesehatan Cabang Ungaran menggelar pertemuan dalam rangka penandatanganan kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan

Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang.

“Ada tiga ruang lingkup dalam isi perjanjian kerjasama ini, Pertama mekanisme persyaratan kepesertaan program JKN dalam proses perizinan di

Kabupaten Semarang. Kedua, Mekanisme pengawasan kepada pemberi kerja dalam keikutsertaan Program JKN, yang ketiga adalah sanksi”

Titus berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dengan DPMPTSP dan Disnaker kab. Semarang dapat membantu mepercepat pencapaian Universal Health

Coverage (UHC) di wilayah Kabupaen Semarang.

REDAKSI RASIKA USA

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN